Penyebab Bearing Roda Motor Cepat Rusak

Bearing Roda Motor Cepat Rusak yang terdapat pada kendaraan bermotor memiliki tugas dan beban yang berat, fungsi yang paling utama yaitu memperkecil gaya gesek yang terjadi pada sumbu putar dan meringankan putaran suatu benda. Jika tanpa adanya laker, roda motor akan tidak berputar dengan sempurna dan sangat tidak nyaman dikendarai.
Penyebab Bearing Roda Motor Cepat Rusak
Bearing Motor Cepat Rusak
Meski ukuran bearing motor tidak terlalu besar, namun manfaat yang diperoleh sangat besar salah satunya ialah menjaga kenyamanan berkendara. Laher roda menjadi salah satu bagian dari onderdil motor yang paling sering mengalami kerusakan.

Terdapat 4 bagian terpenting yang terdapat pada laker yang sangat mempengaruhi kualitas keawetan laker tersebut, diantaranya:
  1. Outer Race: Yaitu bagian luar lingkaran besi bearing, cincin baja yang dikeraskan dengan alur untuk pergerakan ball atau roller bagian dalam.
  2. Inner Race: Bagian dalam lingkaran atau yang disebut poros bearing. Biasanya bagian ini yang paling sering mengalami kerusakan, karena berputar mengikuti poros bearing sesuai dengan putaran roda motor.
  3. Ball Bearing: yaitu bagian yang terdiri dari bola-bola besi (peloran) yang berfungsi mengurangi gesekan.
  4. Cage: Letak cage antara inner race dan outer race yang berfungsi untuk tali pengikat pelor dan menjaga jarak ball atau roller yang satu dengan yang lainnya.

8 Hal Penyebab Bearing Roda Motor Cepat Rusak

Tingkat keawetan bearing ini juga beraneka ragam, tergantung dari kualitas maupun cara penggunaannya. Walaupun laker yang kita gunakan adalah merk terkenal dan berkualitas tinggi yang terbukti kuat. Dan beberapa hal dibawah ini adalah faktor penyebab utama kenapa bearing roda cepat sekali mengalami kerusakan yang diantaranya adalah sebagai berikut.
  • Beban yang Berlebihan
Setiap komponen tentu saja memiliki batasannya, termasuk laher yang memiliki batasan beban maksimum yang bisa diangkut oleh kendaraan kita. Mengangkut beban yang berlebihan dapat menimbulkan resiko seperti hilangnya keseimbangan, hancurnya bearing roda. Oleh karena itu gunakan kendaraan kita sebagaimana fungsinya, dan jangan mengangkut beban yang berlebihan.
Simak ulasan: Merk Bearing Racing Terbaik untuk Motor
  • Ukuran Ban dan Velg
Ban dengan ukuran yang lebih besar merupakan godaan tersendiri bagi biker untuk modifikasi penampilan motornya. Sayangnya, ukuran ban yang lebih besar maka beban yang diterima oleh laker akan ikut menjadi lebih besar, sehingga jika dibandingkan dengan pemakaian ban ukuran standar. Laher mengalami beban yang lebih besar pula dan menjadi sumber penyebab bearing motor cepat rusak.
  • Kesalahan Pemasangan
Dalam memodifikasi sering kali bagian roda ini diganti dengan velg dan ban motor yang gambot atau ban kecil (ban cacing) dan kadang laher tidak pas dipasangkan kedalam tromol velg. Selain itu ada bagian yang kadang lupa dipasang yaitu collar atau bos as yang berada di tengah di antara kedua bearing kanan dan kiri yang menyebabkan bearing roda oblak.
  • Suspensi Motor Rusak
Suspensi yang sudah tidak sehat atau malah sudah rusak berimbas pada kerataan permukaan ban. Akibatnya, ban habis tidak merata dan permukaannya benjol-benjol. Kondisi benjol-benjol ini faktor penyebab bearing motor rusak.

Kondisi ban benjol dengan tersebut menimbulkan vibrasi tambahan sehingga secara langsung ataupun tidak langsung akan terdistribusi pula ke bearing. Akibatnya laher motor pun menerima tekanan yang lebih besar dari kondisi normal. Walau tidak akan berpengaruh secara langsung, namun kondisi ini akan membuat bearing lebih cepat rusak.
  • Kemasukan Air
Air menjadi penyebab utama kerusakan pada laher motor, air yang terjebak di dalam bearing itu akan bercampur dengan stempet. Percampuran gemuk ( stempet ) dan air menyebabkan rusaknya daya lumas pada grease. Gesekan tersebut menimbulkan panas dan semakin gesekan menjadi lebih besar. Jika dibiarkan tak hanya bearing saja yang rusak, namun perangkat pada roda pun akan terimbas dan rusak. Waspadai saat melintas genangan air yang relatif dalam.
Terbaru: TK Racing Bearing Racing Terbaik di Indonesia
  • Grease Pelumas Bearing
Grease atau yang umum dikenal sebagai stempet, yang menentukan mati hidupnya pelumasan. Kualitas grease yang jelek tentu akan membawa dampak pada kinerja dan kondisi suatu bearing. Kualitas grease menentukan ketahanannya pada temperatur.

Semakin baik kualitasnya maka grease semakin tahan akan panas dan sulit untuk berubah menjadi cair. Kondisi inilah yang menjadikan bearing kehilangan pelumasannya dan kemudian rusak. Gunakan grease dari merek yang sudah terbukti kualitasnya
  • Sering Melewati Jalan Rusak
Permukaan jalanan rata memberikan gerakan energi lebih lembut pada kendaraan yang melaju di atasnya, sehingga akan dengan smooth mendisribusikan bobot kendaraan secara merata pada ke empat rodanya. Walaupun kendaraan dipaksa untuk menikung tajam sekalipun, pergerakan energi yang ada akan lebih lembut tersebar secara merata pada tiap sisi bannya.

Berbeda dengan kondisi jalanan yang rusak. Dalam kondisi jalanan memble gerakan energi akan sangat fluktuatif dan terjadi secara mendadak. Distribusi bobot pada kendaraan akan terjadi lebih agresif dan tidak teratur sehingga mengakibatkan bearing roda mengalami tekanan yang lebih besar pada akhirnya. Bisa ditebak, akibatnya bearing lebih cepat rusak
Lihat lebih detail: Ukuran Bearing dan Kode Bearing Motor wajib Diketahui
  • Tips Membaca Kode Bearing Motor
Seringkali kita kesulitan untuk menentukan bearing yang akan kita pakai untuk motor, tips untuk membaca kode bearing. Untuk memudahkan dalam pemilihan laker motor, maka produsen membuat standar ukuran bearing melalui kode tertentu.

Begitulah kiranya penyebab bearing roda motor cepat rusak, semoga bisa menambah wawasan. Terima Kasih.

0 Response to "Penyebab Bearing Roda Motor Cepat Rusak"

Post a Comment

Terima kasih telah berkunjung di OtoBiker.com, silahkan berkomentar dengan sopan.